5 langkah mudah buat membangun tim bisnis yang kuat

Pebisnis Muda- Bisnis sukses pasti punya tim yang kuat dan solid. Tim yang tiap anggotanya punya peran masing-masing buat capai goal jangka panjang bisnis tersebut. Berikut ini adalah 6 hal yang bisa kamu lakukan buat membangun tim bisnis yang kuat :


1. Fokus ke role anggota tim

role tim

Selektif dalam milih anggota tim bakal ngasih kamu keuntungan jangka panjang, walaupun kamu harus ngabisin lebih banyak waktu buat ngerekrut anggota tim. Ngerekrut orang cuma buat “genapin” jumlah anggota tim bakal berbahaya buat bisnismu, karena belum tentu orang yang kamu rekrut bisa ngisi peran yang dibutuhkan tim mu. Jadi, kamu harus betul-betul selektif dalam merekrut anggota tim, jangan asal pilih aja.

 

2. Hargai tiap role dalam tim mu

hargai role tiap anggota tim

Karena tiap anggota tim ngasih kontribusi sesuai role nya masing-masing, kamu harus harga semua role dalam tim mu. Tiap role itu sama pentingnya, karena kalau ada anggota tim yang ngerasa kalau role nya itu nggak penting, dia nggak akan bekerja secara maksimal, atau bahkan ngelalaikan tugasnya.

 

3. Komunikasikan

komunikasikan

Cara terbaik buat nunjukin value bisnismu ke seluruh anggota tim adalah lewat komunikasi. Karena miskomunikasi antar anggota tim bisa berakibat fatal buat bisnismu, semakin transparan kamu, semakin kecil kemungkinan buat terjadinya miskomunikasi dalam tim mu dan semakin solid tim mu.

 

Postingan Terkait
1 dari 18

4. Buat goal

goal bisnis

Buat goal jangka pendek dan goal jangka panjang juga bakal jadi dasar buat tiap tugas yang harus diselesaikan tiap anggota tim mu setiap harinya. Kalau setiap anggota tim mu tahu apa goal yang mau dicapai, mereka bakal antusias dan saling memotivasi buat ngerjain tugas-tugas mereka, karena mereka sadar kalau hal-hal yang mereka kerjakan itu penting buat capai goal bisnis.

5. Rayakan kesuksesan dan kegagalan tim

rayakan kesuksesan dan kegagalan tim

Ngerayakan kesuksesan dan pencapaian bakal bikin tim mu lebih dekat, dan bakal meyakinkan mereka kalau apapun bisa dicapai lewat kerjasama tim. Kalau ada anggota tim yang berprestasi, “pamerkan” prestasinya di hadapan anggota tim lain supaya dia ngerasa bangga dan ngerasa kalau dia udah ngasih impact buat tim. Sebaliknya, kalau ada anggota tim yang buat kesalahan, jangan kasih hukuman, tapi ajak tim mu buat berdiskusi dan cari solusi buat perbaikin kesalahan itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email mu tidak di publikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.